Kamis, 01 Maret 2012

Energi 5 Elemen: Rahasia Pernafasan untuk Kesehatan dan Umur Panjang

Manfaat Pernafasan Sehat untuk Kesehatan dan Umur Panjang


Pernafasan sehat telah lama dipelajari oleh umat manusia. Salah satu ilmu pernafasan kuno yang telah berumur ribuan tahun adalah teknik pernafasan Prana atau Pranayama yang biasanya dilakukan bersama Yoga Asanas. Selain itu, orang-orang yang mempelajari ilmu silat, kung fu, dan Tai Chi juga mempelajari ilmu pernafasan. Secara kebetulan, saya mendapat beberapa buku referensi Yoga Patanjali Sutra yang membahas mengenai pernafasan dari teman akrab saya, sehingga dapat menambah kelengkapan penelitian saya tentang manfaat pernafasan berdasarkan analisa energi 5 Elemen.

Hubungan Umur dengan Frekuensi Pernafasan:

Praktisi Yoga yang biasa disebut dengan Yogi percaya bahwa umur manusia ditentukan oleh jumlah tarikan nafasnya. Oleh sebab itu, salah satu cara memperpanjang umur adalah dengan memperpanjang nafas. Hal ini didukung juga oleh hasil penelitian ilmiah dengan hasil sebagai berikut:
  • Anjing mempunyai frekuensi bernafas 50 kali per menit. Usianya kira-kira 14 tahun.
  • Kuda mempunyai frekuensi bernafas 35 kali per menit. Usianya kira-kira 29 – 30 tahun.
  • Gajah mempunyai frekuensi bernafas 20 kali per menit. Usianya bisa mencapai 100 tahun.
  • Kura-kura mempunyai frekuensi bernafas 5 kali per menit. Itulah sebabnya usia kura-kira bisa mencapai 400 tahun.
  • Ular bahkan lebih rendah lagi dengan frekuensi bernafas 2 – 3 kali per menit. Usia ular bisa mencapai 500 – 1.000 tahun. Luar biasa, Bukan?
  • Bila seorang pria sehat mempunyai frekuensi bernafas 14 – 16 kali per menit. Berapakah perkiraan umurnya? Silahkan hitung sendiri. Kalau perhitungan saya, seharusnya bisa mencapai 150 tahun. Tetapi umumnya manusia meninggal di bawah usia 100 tahun. Apa sebabnya?

Analisa Energi 5 Elemen pada Pernafasan Manusia:

Hasil analisa menunjukkan bahwa pernafasan sehat dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu frekuensi pernafasan, dan pola pernafasan. Mari kita bahas satu per satu.
Frekuensi Pernafasan:
Frekuensi bernafas manusia bisa berbeda antara 1 daerah dengan daerah lain. Orang Hunza yang hidup di pegunungan Kaukasus dikabarkan mempunyai usia rata-rata di atas 100 tahun. Yogi, sebutan bagi praktisi Yoga, juga dikabarkan mempunyai usia yang panjang.
Orang Hunza:
Dari analisa energi yang saya lakukan, orang Hunza mempunyai frekuensi bernafas antara 4 – 6 kali per menit. Hal ini berarti orang Hunza menarik nafas rata-rata 4 – 6 detik, dan mengeluarkan nafas rata-rata 4 – 6 detik juga. Polanya adalah 4-4, 5-5, atau 6-6. Orang Hunza menarik nafas panjang dan dalam, seluruh paru-paru terisi penuh sehingga tubuh bagian atas menjadi tegak.
Praktisi Yoga:
Yogi atau praktisi Yoga mempunyai frekuensi bernafas antara 3 – 4 kali per menit. Yogi biasanya bernafas dengan pola tarik-tahan-keluarkan-tahan. Dengan asumsi demikian, berarti Yogi rata-rata menarik nafas 4 – 5 detik, menahan nafas 4 – 5 detik, mengeluarkan nafas 4 – 5 detik, dan menahan nafas 4 – 5 detik juga. Polanya adalah 4-4-4-4 atau 5-5-5-5. Yogi juga akan menarik nafas yang panjang dan dalam sehingga seluruh paru-paru terisi penuh.
Pola Pernafasan Manusia Biasa:
Bagaimana dengan manusia biasa? Frekuensi bernafas antara orang yang satu bisa sama dengan orang yang lain yaitu 14 – 16 kali per menit, tetapi panjang nafasnya bisa berbeda. Orang yang bernafas lebih dalam akan lebih sehat dibandingkan orang yang bernafas pendek. Usia juga mempengaruhi, karena semakin bertambah usia seseorang, ia cenderung bernafas semakin pendek. Pola bernafas ini terjadi secara otomatis tanpa kita sadari. Berikut ini perbandingannya:
  • Bayi, anak usia tahun, dan remaja usia 15 tahun menarik nafas selama 3 detik, dan mengeluarkan nafas kurang dari 0,5 detik, dan berhenti bernafas kurang dari 0,5 detik. Polanya kira-kira 3-0,1-0,5.
  • Orang dewasa berusia 21 tahun menarik nafas selama 2 detik, tetapi mengeluarkan nafas lebih lama, yaitu kira-kira 0,5 detik, dan berhenti  bernafas kira-kira 0,5 detik. Polanya kira-kira 2-0,5-0,5.
  • Orang dewasa berusia 30 tahun menarik nafas selama 1 detik, tetapi mengeluarkan nafas dan menahan nafas lebih lama dari orang berusia 21 tahun. Polanya kira-kira 1-0,5-1,5.
  • Orang dewasa berusia 35 tahun menarik nafas kira-kira 0,5 detik, mengeluarkan nafas kira-kira 0,5 detik, dan kemudian berhenti bernafas kira-kira 2 detik. Polanya kira-kira 0,5-0,5-2.
Penurunan waktu menarik nafas ini akan terus berlangsung sejalan dengan bertambahnya usia hingga mencapai 0,1 detik saja ketika usia mencapai 50 tahun ke atas. Hal ini akan menyebabkan paru-paru, darah, pembuluh darah, dan organ-organ tubuh lainnya seperti otot, saraf, otak, dan panca indra, menyerap semakin sedikit oksigen dan menyimpan semakin banyak CO2. Hal ini menyebabkan kondisi tubuh menjadi semakin asam, semakin tidak sehat, dan semakin lemah. Selain itu, hal ini juga dapat menyebabkan tidur terganggu, karena paru-paru dan otak kekurangan oksigen selama tidur. Tidur juga akan menjadi lebih singkat.

Melakukan Pernafasan Sehat 5 Elemen yang Praktis dengan Pola 5-5:

Salah satu cara melakukan pernafasan sehat yang praktis adalah dengan pola pernafasan sehat 5 Elemen 5-5. Caranya, kita menarik nafas panjang dengan santai kira-kira 5 detik sampai seluruh paru-paru kita terisi udara. Hal ini mengakibatkan paru-paru menjadi penuh, dan otomatis punggung kita akan menjadi terdorong ke belakang menjadi lebih tegak. Hal ini juga akan mencegah punggung menjadi bungkuk pada orang lanjut usia.
Setelah itu, keluarkan nafas perlahan-lahan selama 5 detik juga dengan santai. Selanjutnya, tarik nafas lagi selama 5 detik, dan keluarkan lagi selama 5 detik. Hal ini dapat kita lakukan sambil duduk, berjalan, bekerja, berolahraga, dsb. Jadi tidak perlu waktu khusus. Manfaatkan waktu dan kegiatan yang kita lakukan sehari-hari.

Efek Pernafasan Biasa dan Tidak Sehat:

Apa saja efek pernafasan tidak sehat? Saya akan membahasnya dari sisi energi 5 Elemen.
Dengan pola bernafas seperti bayi sampai usia 15 tahun, yaitu menarik nafas selama 3 detik, ada 3 elemen yang bertambah sehat, yaitu elemen ketiga Api, elemen kedua Air, dan elemen pertama Bumi. Indeks Manfaat keseluruhan adalah +3, dengan Indeks Manfaat pada masing-masing elemen +1.
Dengan pola bernafas seperti orang dewasa 21 tahun, yaitu menarik nafas selama 2 detik, ada 2 elemen yang bertambah sehat, yaitu elemen kedua Air, dan elemen pertama Bumi. Indeks Manfaat keseluruhan adalah +2, dengan Indeks Manfaat pada masing-masing elemen +1.
Dengan pola bernafas seperti orang dewasa 30 tahun, yaitu menarik nafas selama 1 detik, hanya ada 1 elemen yang bertambah sehat, yaitu elemen pertama Bumi dengan Indeks Manfaat +1.
Dengan pola bernafas seperti orang dewasa 35 tahun, yaitu menarik nafas selama 0,5 detik, tidak ada lagi elemen yang bertambah sehat.
Dengan pola bernafas seperti orang berusia 50 tahun, yaitu menarik nafas selama 0,1 detik, maka ada 2 elemen yang mulai sakit, yaitu elemen kedua Air dan elemen pertama Bumi. Indeks Manfaat keseluruhan bernilai negatif, yaitu -6. Indeks Manfaat untuk elemen Air = -3, dan Indeks Manfaat untuk elemen Bumi = -3.

Manfaat Pernafasan Sehat 5 Elemen dengan Pola 5-5:

Apa saja manfaat yang akan kita rasakan dengan cara ini? Berikut ini manfaatnya dari sisi energi 5 Elemen.
Frekuensi Bernafas Bertambah Lambat:
Dengan pola 5-5, maka menarik nafas dilakukan 5 detik, dan mengeluarkan nafas juga dilakukan selama 5 detik. Frekuensi bernafas akan menjadi 6 kali per menit, yaitu 60 detik dibagi (5+5) detik. Dengan demikian, diharapkan umur manusia dapat bertambah panjang. Tetapi tentu kita juga harus tetap ingat bahwa umur kita semua berada di tangan Tuhan. Kita hanya bisa berusaha sebaik-baiknya, tetapi Tuhan yang menentukan.
Paru-Paru, Darah, dan Organ Tubuh Bertambah Sehat:
Paru-paru dan darah semakin banyak menyerap Oksigen dan mengeluarkan CO2. Dari analisa energi, penyerapan Oksigen meningkat kira-kira 4 kali jika dibandingkan dengan pola bernafas bayi dan remaja 15 tahun. Bila dibandingkan dengan orang dewasa 35 tahun, penyerapan Oksigen meningkat kira-kira 10 kali. Bila dibandingkan dengan orang berusia 50 tahun, penyerapan Oksigen meningkat kira-kira 20 kali.
Dengan meningkatnya penyerapan Oksigen, organ-organ tubuh juga menjadi bertambah sehat seperti otot, saraf, jantung, otak, mata, telinga, dan organ-organ tubuh lainya.
Dari analisa energi 5 Elemen, maka dengan pernafasan yang benar, maka seluruh elemen akan disehatkan dengan Indeks Manfaat +15. Indeks Manfaat untuk elemen pertama Bumi = +3. Indeks Manfaat untuk elemen kedua Air = +3. Indeks Manfaat untuk elemen ketiga Api = +3. Indeks Manfaat untuk elemen keempat Udara = +3. Indeks Manfaat untuk elemen kelima Ether = +5.
Selain itu, dengan bernafas panjang, paru-paru menjadi lebih berkembang, sehingga tubuh bagian atas menjadi lebih tegak. Ini akan mencegah tubuh menjadi bungkuk pada orang lanjut usia.
Stres Berkurang, Bahagia Meningkat:
Dengan pola bernafas yang lebih lambat, frekuensi otak dan emosi kita bertambah lambat menjadi kira-kira 1/5 Hz sehingga masuk pada pola gelombang Epsilon. Hal ini menyebabkan stres berkurang, dan kita menjadi lebih optimis, senang, dan bahagia. Dengan berkurangnya stres, penyakit akibat stres juga berkurang.

Menyanyi, Aktivitas Bernafas Panjang:

Salah satu kegiatan yang membuat nafas menjadi panjang adalah bernyanyi. Orang yang belajar bernyanyi selalu disuruh berdiri tegak, sehingga dapat menarik nafas lebih banyak dan lebih panjang. Dalam artikel sebelumnya, saya menulis tentang rahasia kesehatan nenek berusia 98 tahun, yaitu setiap malam menyanyi berkaraoke di rumahnya. Jadi bila Anda mempunyai hobi bernyanyi, silahkan salurkannya secara sehat seperti nenek sehat tersebut.

Membuka Rahasia Diri Melalui Ilmu, Teknik Pernapasan dan Tafakkur

TINGGALKAN SEJENAK DUNIA SEDIAKAN WAKTU UNTUK MENGENAL TUHANMU
“Antal Maut Qoblal Maut”
KAADIHUN ILAA ROBBIKA dan FA AQIM WAJ’HAKA LID DIINI HANIIFAH
” Wahai manusia ! Sesungguhnya kamu harus berusaha dengan usaha yang sungguh-sungguh untuk bertemu dengan Tuhanmu, sampai kamu bertemu dengan-Nya “. ( QS Al Insyiqoq 84 : 6 )
Abu Huroiroh r.a. meriwayatkan bahwa Rosululloh Solawlohu Alayhi Wasallam bersabda, “Alloh Subhanahu Wa Ta’ala berfirman: Apabila hamba-Ku senang untuk bertemu dengan-Ku, Aku pun senang untuk bertemu dengannya. Dan jika dia tidak suka untuk bertemu dengan-Ku, Aku pun tidak suka untuk bertemu dengannya.” (HR. Imam Malik, hadits shahih)
Bismillahir Rohmanir Rohimi
Disini saya coba membuka tabir/rahasia dari tehnik zikir & tafakur, bila dilakukan dengan ikhlas secara rutin akan membuka tabir rahasia alam malakut. (catatan : bila anda telah melaksanakannya dengan benar dan menyaksikan /merasakan /memgalami sesuatu atas ridho Alloh maka pesan saya jangan ceritakan kepada siapapun, ambil dan terima kebaikan tersebut hanya untuk anda sendiri, bila anda merasa harus bertanya (di diskusikan) silahkan anda bisa menghubungi saya melalui email) “PERHATIAN : bila ragu ?? jangan dilakukan” (Silahkan di Copy Paste)
Membuka Rahasia Diri melalui ILMU,TEKNIK PERNAFASAN & TAFAKUR.”
“Membina kekuatan jiwa,mental dan penyembuhan penyakit zahir dan batin”
Firman Alloh Subhanahu Wa Ta’ala
“Maka ingatlah kepada-Ku, nescaya Aku ingat kepadamu (bersama dan melindungi hambaNya)… “(al-Baqoroh: 152)
Tenaga zikir adalah tenaga dari Illahi, ia mempunyai cahaya yang hebat yang datang dari alam Lahut. Energi zikir akan menysucikan segala kekotoran pada qolbu sehingga qolbunya akan terkeluar cahaya alam Lahut yang tertutup selama ini disebabkan kekotorannya. Cahaya ini akan bersinar dan meningkatkan frekuensi cahaya pada qolbi dan seterusnya mengeluarkan segala tenaga yang rendah pada jiwanya (mazmumah). Ia juga akan bergerak menguatkan Ruh Sultoni yaitu cahaya akal sehingga akalnya mempunyai daya ketahanan yang kuat, berfikir tajam dan kreatif.
Zikir yang digabungkan dengan teknik pernafasan yang betul, atau disebut oleh ahli Tasawuf sebagai zikir nafas, akan memberikan kesan yang lebih hebat.
Imam Ghazali mengatakan zikir yang dilakukan dengan cara menahan nafas akan mempercepatkan proses penyucian hati (membakar mazhumah).
Pernafasan yang betul akan memaksimumkan penyerapan oksigen yang amat penting dalam kehidupan dan kesehatan manusia.Kekurangan oksigen menyebabkan seseorang terdedah pada berbagai penyakit.
Zikir Nafas juga dapat merawat gangguan halus sama ada dari sihir atau pun jin ialah dengan mengeluarkan penyakit dari diri serta memastikan pesakit mempunyai sistem pertahanan yang kuat agar segala iblis atau sihir tidak dapat menembusinya lagi  setelah ia sembuh.
Rawatan energi zikir juga akan menumpukan pengumpulan tenaga zikir pada qolbu untuk mengeluarkan syaitan dari dalam darah. Apabila tenaga zikir terkumpul di jantung, maka ia akan menghantar tenaga itu ke seluruh badan melalui sistem peredaran darah, seterusnya menghancurkan segala tenaga yang rendah (jin dan syaitan) tidak kira di mana ia berada dalam tubuh pesakit.
(Zikir Nafas)
Setiap kita yang hidup mesti mempunyai nafas, melihat, mendengar, merasa dan ini semua termasuk di dalam sifat al hayat. Kita boleh hidup tanpa mata, telinga, tangan dan anggota tubuh yang lain tetapi kita tidak bisa hidup tanpa nafas. Kita boleh berjalan, berkata-kata dan melakukan apa saja, ini semua berlaku kerana qudrot dan irodat dari  Alloh. Dan nafas berada di dalam qudrot dan irodat Alloh.
Di mana permulaan dan letaknya nafas ini?
Untuk mengetahuinya kita harus kembali pada asal kejadian kita yaitu di antara pertalian ibu dan anaknya. Mula terjadi benih diperut ibu ialah di bagian PUSAT. Di situlah mulanya nafas dan dari situ bermula benih itu membesar menjadi anggota tubuh yang sempurna.
Dimanakah letaknya rahasia diri kita yang sebenarnya?
Letaknya rahsia diri kita ialah di atas PUSAT (jaraknya dua jari diatas pusat). Kerana di situlah mulanya kejadian kita. Dan situlah letaknya pengenalan kita pada Alloh. Untuk mencapai ke maqom tersebut ada 3 tahap atau latihan yang perlu kita lakukan.
-Menfanakan diri (mematikan diri)
-Mengqasadkan diri dalam afal Alloh (perbuatan Alloh)
-Mengqasadkan diri dalam ilmu Alloh (pengetahuan Alloh)
Pengetahuan Alloh amat luas dan tidak terbatas.
Kalau Dia tidak berpengetahuan, munkinkah terjadi segala sesuatu ini? Tentu tidak akan terjadi.
Mustahil kalau Alloh itu tidak tahu. Adapun pengetahuan manusia makhluk tetap terbatas. Sedang Alloh Yang Maha Ada, justeru Dialah yang mencipta akal dan pengetahuan.
Dan kunci/pokoknya amalan ini ialah: Lahawlawala quwwata illa billahil aliyyil azhim
Tahap 1
Mematikan diri dengan cara mengumpulkan segala nafas kita di bahgian qolbu (maqomnya alam malakut) lalu ditarik ke atas di bahgian ubun-ubun kepala (maqomnya alam jabarut) sambil tarik nafas dan bila sudah sampai kebahgian umbun-umbun kepala lalu tahan nafas untuk seketika. Selepas itu turunkan/lepaskan nafas hingga kebagian 2 jari di atas PUSAT (maqomnya alam lahut) lalu tahan nafas untuk seketika. Kosongkan pikiran dan tumpukan pada point iaitu 2 jari di atas PUSAT. Rasakan pada waktu itu kewujudan kita telah tiada yang ada hanya Alloh. Selepas itu ambil nafas seperti biasa seketika dan lakukan lagi latihan 1.
Tahap 2
Mengqasadkan diri kita pada pergerakan Alloh yaitu segala gerakan yang berlaku pada diri kita bukan lagi gerakan kita tetapi adalah gerakan Alloh. Kembali pada pokoknya Lahawlawala quwata illabillahil aliyyil azhim. Bahawasanya apa saja gerakan yang berlaku pada diri kita bukan lagi gerakan kita tapi adalah qudrot dan irodat Alloh.
Misalnya: Kita lakukan latihan 1 dan bila sampai saja di point (PUSAT) kita bermohon pada Alloh agar memberi kita pergerakan . Dan selepas itu serahkan segala-galanya pada gerakan Alloh jangan dipikirkan apakah gerakan yang hendak kita lakukan. Pergerakan ini boleh digunakan dalam membantu mereka yang dalam kesusahan seperti scan tubuh pesakit. Kosongkan pikiran kita dan biarkan tubuh kita beregrak dengan sendirinya. Waktu itu bukan kita lagi yang mengawal tubuh kita tetapi adalah dari gerakan qudrat iradat Allah. Setiap apapun yang disaksikan oleh mata hendaklah ditanggapi oleh hati bahwa itu adalah af’al Alloh (perbuatan) dari pada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala
Tahap 3
Mengqasadkan diri kita di dalam ilmu Alloh yatu segala apa yang akan berlaku semuanya adalah di dalam ilmu dan ketentuan Allah. (LA HAWLA WA LA QUWWATA ILLA BILLAHIL-ALIYYIL AZHIM) Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan(daya dan kekuatan) Alloh Yang Maha Tinggi dan Maha Agung.
Hadis Rosululloh Solawlohu Alayhi Wasallam
LA TATAHARROKU DZARROTUN ILLA BI IDZNILLAHI.
Tidak bergerak satu zarrah juapun melainkan atas izin Alloh.
Untuk mencapai tahap yang sempurna harus perbanyakanlah kita beribadah kepada Alloh kerana semakin kita dekat dan mesra dengan Alloh semakin tinggi dan menyerahlah apa yang kita tuntut ini.
Di dalam mengamalkan amalan ini janganlah ada sifat sombong, riya, takabbur, hasad dengki di dalam diri kita kerana sekiranya ada salah satu dari sifat-sifat ini di dalam diri kita maka amalan ini tidak akan menjadi kerana ilmu ini juga berada di dalam qudrot irodat Alloh. Serahkan segala-galanya pada urusan Alloh kerana kita adalah manusia yang lemah yang tiada daya dan kekuatan.
Perhatian: Lakukan cara amalan ini harus diterangkan dengan sempurna sebelum dipraktikkan. Segala penerangan di atas khusus bagi yang pernah ikut serta latihan Motivasi & Meditasi. Jadilah manusia yang mulia di muka bumi ini dan mempunyai sifat kasih sayang terhadap segala makhluk.
Siapa yang mengenal dirinya, tentu dia mengenal Tuhannya dan siapa yang tidak mengenal Tuhannya, maka binasalah dirinya.”
STUDI PENGARUH TERAPI PERNAPASAN
PADA SINYAL OTAK MANUSIA
Rekaman sinyal otak ( electroencephalogra m) merupakan hasil aktivitas listrik di otak. Sinyal EEG merupakan sinyal pada otak manusia yang masih belum banyak diketahui hubungannya dengan perilaku manusia. Pada umumnya sinyal EEG direkam dalam bentuk fungsi waktu. Pemrosesan sinyal dengan analisis spektral daya atau transformasi Fourier diperoleh informasi dalam domain frekuensi. Informasi kandungan sinyal EEG di dalam range frekuensi tertentu menyatakan kondisi fisik dan emosional naracoba. Sinyal otak manusia dibagi menjadi 4 jenis berdasarkan rentang frekuensinya yaitu sinyal delta (1.5-3 Hz), sinyal theta (3-8 Hz), sinyal alpha (8-13 Hz), dan sinyal beta (13-30 Hz).
Perubahan tingkat amplitudo dari gelombang theta dan alpha saat melakukan suatu aktifitas dapat menjadi indikator tingkat kenyamanan seseorang. Sinyal alpha saat ini sering dilupakan manusia karena berbagai kesibukan dan suasana pola hidup.
Saat ini banyak ditawarkan berbagai jenis terapi seperti tenaga dalam, teknik pernapasan, meditasi dan lain – lain yang dapat membuat orang menjadi lebih rileks dan tenang.  Seluruh terapi tersebut dapat dimanfaatkan untuk pengobatan pasien yang mengalami stress. Keadaan otak manusia seperti stress, rasa tenang, dapat diketahui dari gelombang otak yang dihasilkan.
Percobaan dilakukan dengan menggunakan alat Brainmapping yang merupakan pengembangan dari EEG. Karakteristik alat ini selain mengeluarkan sinyal-sinyal EEG, juga mengeluarkan amplitudo rata-rata dari gelombang-gelombang otak. Software yang digunakan adalah Sigma PLpro.
Data yang diambil adalah amplituda dari PSD yang telah dirata-ratakan berdasarkan jenis gelombang EEG, dan peta gelombang otak. Data yang diperoleh lalu diolah dengan menggunakan analysis of variance (ANOVA) dan range test sehingga dapat dianalisis perbedaannya. Hasil yang diperoleh adalah:
• Terapi 4 dimana naracoba mendengar lagu, mencium bau-bauan dan konsentrasi untuk terapi selanjutnya, memberikan daya rata-rata gelombang delta tertinggi. Sedangkan pada terapi 3 dimana naracoba mendengar lagu dan mencium bau-bauan, memberikan daya rata-rata gelombang delta terendah.
•Naracoba dengan usia 20 – 23 th memiliki daya rata – rata gelombang delta yang jauh lebih besar daripada naracoba dengan usia di atas 40 tahun.
Walaupun aktifitas listrik otak manusia sudah dapat dideteksi dengan suatu instrumen kedokteran, yaitu alat EEG (Electroenchepalogr aph),
Teknik Pernafasan
dalam Mengoptimalkan Pikiran
Bernafas yang dalam merupakan faktor paling mendasar untuk menghasilkan Optimum Learning State, yaitu keadaan dimana seseorang dapat melakukan hal- hal dengan sangat mudah, seperti merasa belajar begitu mudah. Hal ini disebabkan karena kekuatan otak yang meningkat beberapa kali lipat.
Jika Anda tidak mencobanya, mungkin tidak akan mengetahui bahwa segala sesuatu yang umum, biasa, dan tidak diperhitungkan seperti menarik nafas dapat membuat anda menjadi seorang pelajar super. Mungkin pernyataan ini terdengar berlebihan, mistik atau bahkan dibuat- buat agar terdengar ilmiah. Tetapi banyak sekali bukti ilmiah yang tidak dapat diabaikan bahwa menarik nafas yang dalam dapat menciptakan kondisi yang mendasari semua pengalaman Optimum Learning State.
Pernafasan mempunyai pengaruh potensial pada pikiran karena :
 Meningkatkan jumlah oksigen yang tersedia di otak, dan otak membutuhkan oksigen jauh lebih banyak ketika berfungsi pada learning level puncak.
 Membuat tubuh rileks dan membersihkan pikiran dari ketegangan.
 Menetapkan siklus fisik berirama yang membawa harmoni otak pada kondisi gelombang alpha 8-12 cps (siklus perdetik)
Langkah Mengoptimalkan Kekuatan Pikiran
Langkah ini sangat membantu anda mempersiapkan diri untuk mempelajari sebuah tugas.
1. Cari tempat yang sunyi dan duduklah dengan nyaman, tulang punggung tegak
2. Letakkan tangan kanan diatas pusar dan tangan kiri di bawah tulang lengan kemudian lemaskan otot- otot perut
3. Tariklah nafas secara alamiah, dalam keadaan tenang ( jangan menarik nafas dengan otot- otot perut, tapi biarkan paru- paru menghirupnya secara wajar). Tangan kanan harus bergerak sedikit akibat dari tarikan nafas tersebut, bukan memaksanya dengan otot perut. Disaat yang sama, dada akan mengembang, sehinggan tangan kiri bergerak keluar dan ke arah atas.  Sekali lagi,  gerakan harus dihasilkan dari pernafasan tersebut, bukan karena gerakan otot perut.
4. Hembuskan nafas dengan membalik langkah 1 dan 2. ( Biarkan udara mengalir secara alamiah keluar tanpa dipaksakan)
5. Latihlah beberapa menit sampai anda merasa mulai bernafas dengan nyaman, wajar dan mudah.
6. Sekarang mulai menarik nafas perlahan-lahan lewat hidung dan hitung sampai empat. (Bayangkan oksigen ditarik masuk dari paru- paru ke otak)
7. Tahan nafas sampai hitungan 4. (Bayangkan oksigen mendinginkan otak)
8. Buanglah nafas sampai hitungan 4 (Bayangkan stiap ketegangan di otak atau tubuh dilepaskan bersama nafas)
9. Ulangi langkah 5-7 lima kali. (Semakin banyak oksigen yang dapat diserap otak)
10. Ulangi bernafas alamiah. Sekarang seharusnya anda dapat merasakan perubahan dari kesadaran biasa menuju ke status alpha (8-12 cps).

16 Manfaat Pernafasan

16 Rahasia Manfaat Ilmu Pernafasan. Banyak sekali manfaat dari ilmu pernafasan, bahkan jika dijabarkan lebih rinci lagi akan lebih dari 16 manfaat.

Secara umum, ilmu pernafasan banyak digunakan untuk berbagai kemaslahatan dan kebaikan, seperti untuk pengobatan alami, tenaga dalam, untuk pematahan dan pemecahan, pengisian ilmu, dan sebagainya.

Berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri, bahwa manfaat positif yang dihasilkan dari melakukan latihan pernafasan sangatlah luar biasa banyak, beberapa sebagian manfaatnya seperti berikut:

  1. Meningkatkan ketenangan batin (bisa disertai dengan doa/wirid).
  2. Meningkanya daya tahan tubuh dan kesehatan tubuh.
  3. Meningkatkatnya kemamuan dan kapasitas vital paru-paru.
  4. Tekanan darah cenderung menuju normal.
  5. Paru-paru menjadi lebih sehat.
  6. Memperlancar peredaran darah.
  7. Meningkatkan elastisitas urat-urat pembuluh darah.
  8. Nafas menjadi lebih panjang dan Longgar.
  9. Meningkatkan konsentrasi.
  10. Membakar timbunan lemak yang ada diperut.
  11. Menjadi lebih tenang dalam menghadapi masalah apapun.
  12. Tubuh menjadi lebih segar dan sehat (jauh dari penyakit).
  13. Mempermudah pembuangan sisa-sia pembakaran.
  14. Jauh dari perasaan stres, murung maupun emosi.
  15. Menjadi lebih percaya diri dalam setiap tindakan.
  16. Pribadi mejadi lebih santun dan shaleh (ini terbukti dari sebagian orang yang melakukan latihan pernafasan secara rutin).

Bernafas

Kita bernapas setiap saat setiap hari. Pernapasan adalah aktivitas kita paling konstan dan diperlukan, namun kita sering tidak berpikir tentang hal itu. Banyak dari kita bernapas tidak efisien; kita bernapas melalui mulut kita, mengambil napas dangkal dan menggunakan dada kita daripada kita diafragma.
Namun, respirasi adalah salah satu fungsi yang paling penting dari tubuh; Oksigen memainkan peran penting dalam metabolisme dan tingkat energi kita. Dengan demikian, irama dan tingkat nafas tidak hanya mencerminkan salah satu kondisi fisik tetapi juga membantu menciptakan kondisi fisik seseorang. Pernapasan adalah terkendali sukarela dan otonom – berarti bahwa oleh secara sukarela melambat pernapasan kita kita dapat memiliki efek positif pada sistem otonom tubuh – dan meningkatkan semua sistem tubuh lainnya dikontrol oleh sistem otonom.
Jika Anda melatih diri Anda untuk meningkatkan pernapasan Anda, Anda dapat menyadari manfaat kesehatan alami lambat, deep bernapas, yang telah ditunjukkan untuk menurunkan stres, meningkatkan sirkulasi dan menguntungkan sistem kardiovaskular Anda.
Dilatih Harvard MD Dr Andrew Weil mengatakan “Jika saya harus membatasi saran saya pada hidup sehat untuk hanya satu tip, akan cukup untuk belajar bagaimana untuk bernapas dengan benar.”
Mengapa dalam bernapas adalah baik untuk kesehatan Anda
Latihan pernapasan untuk kesehatan yang lebih baik
Rata-rata, ketika kebanyakan orang bernapas biasanya, mereka mengambil hanya sekitar 350 ml udara ke dalam paru-paru. Ketika kita bernapas dalam dengan diafragma kami, kami dapat mengambil di 4500 ml untuk 6000 ml udara ke dalam paru-paru. Pranayama adalah latihan pernapasan yang digunakan dalam yoga yang mempromosikan pernapasan tepat; paling sering diterjemahkan sebagai “kontrol napas.” Manfaat Pranayama banyak:
Rutin pengguna dapat belajar dan manfaat dari seni bernapas dengan benar dan lebih efisien menggunakan diafragma. Efisiensi satu bernapas secara langsung mempengaruhi sistem kardiovaskular berapa banyak kerja harus dilakukan. Studi menunjukkan bahwa hipertensi penting telah menunjukkan menanggapi positif rejimen harian bernapas dengan diafragma. Kesimpulannya, latihan Pranayama dapat meningkatkan cara orang merasa.
Bernapas dalam, lambat penting karena:
-Oksigen asupan hasil yang lebih baik oksigen jaringan.
-Otak, saraf, kelenjar, dan organ-organ internal kita dapat berfungsi dengan cara yang produktif.
-Oksigen juga memurnikan aliran darah
-Oksigen memberikan kita energi.
Bagaimana untuk bernapas – dasar-dasar
Pranayama dan pernapasan
Pranayama – bentuk kuno dari pernapasan
Pranayama terdiri dari dua kata bahasa Sansekerta: Prana, yang berarti gaya hidup, atau energi vital (untuk nafas terutama) dan “yama” untuk menangguhkan atau menahan. Itu sering diterjemahkan sebagai kontrol gaya hidup. Ketika digunakan sebagai istilah teknis dalam yoga, itu sering diterjemahkan lebih khusus
sebagai “kontrol pernapasan.”
Tujuan dari pranayama adalah untuk melatih orang untuk memperpanjang dan mengatur bernafas mereka dalam cara yang sederhana, sehingga mendapatkan manfaat fisiologis maupun kejelasan pemikiran. Pranayama dimaksudkan untuk melatih orang dalam metode yang intuitif dirancang, mudah untuk memahami, dan cocok untuk pemula dan lanjutan praktisi yoga. Pranayama latihan dapat mendekati tanpa banyak pelatihan atau usaha, sehingga menurunkan hambatan untuk mendapatkan Anda mulai pada meningkatkan kesehatan Anda.
Bagaimana melakukan Pranayama – Yoga bernapas
Untuk melakukan Pranayama, seperti Anda menghirup, terlebih dahulu mendorong keluar perut Anda, kemudian memperluas dada Anda dan seperti yang Anda menghembuskan, pertama menarik di perut Anda untuk membantu kosong dasar paru-paru, kemudian membiarkan dada runtuh.
Ini dikenal sebagai pernapasan diafragma, karena seperti yang Anda menghirup diafragma Anda kontrak dan mendorong ke dalam perut. Mendorong dinding perut Anda keluar membuat ruang untuk hal ini terjadi. Selama pengeluaran, “menarik” dinding perut Anda memfasilitasi diafragma naik.
Bernapas dan diafragma
Dengan pernapasan diafragma jumlah udara yang masuk paru-paru meningkat secara signifikan. Hal ini memungkinkan lebih banyak oksigen untuk memasuki aliran darah Anda. Dada dangkal pernapasan memungkinkan sekitar 350 ml udara untuk memasukkan paru-paru, dibandingkan dengan 4500ml yang dapat memasukkan paru-paru ketika Anda bernapas diaphragmatically. Melatih diri Anda untuk secara konsisten bernapas dalam saat menggunakan Anda * diafragma akan memastikan bahwa lebih banyak udara masuk paru-paru.
Teknik pernapasan lain adalah jenis santai napas. Duduk di kursi dan mendesah lama lega, kemudian membiarkan udara ke dalam paru-paru Anda alami. Ulangi delapan untuk dua belas kali.

Kekuatan Pernafasan

Bernafas adalah perangkat –yang paling sering diabaikan, paling mudah dilakukan, dan paling mudah dicapai– yang kita miliki untuk meningkatkan kondisi kesehatan tubuh-pikiran kita. Diketahui ada keterkaitan langsung antara mengolah pernafasan dan kesehatan.
Bernafas dengan tidak tepat dapat menyebabkan atau memperburuk penyakit dan masalah kesehatan. Belajar untuk bernafas dengan benar akan berdampak sangat cepat dan sangat besar pada kondisi mental, emosional, dan fisik atas ketidakseimbangan tubuh atau penyakit dan menyiapkan tubuh-pikiran kita pada kondisi optimal menuju kesembuhan.
Konsep mengolah pernafasan yang diibaratkan sebagai kehidupan merupakan prinsip dasar penyembuhan tradisional yang telah mendunia. “Qi” dan “prana” dipertimbangkan sebagai kekuatan hidup dalam pengobatan tradisional China dan Ayurveda.
Pada bagian pertama, saya akan mendiskripsikan cara mengolah pernafasan yang benar, menunjukkan perbedaan antara bernafas dengan perut dan dada, dan pengetahuan tentang pernafasan.
Pengalaman awal kita bersentuhan dengan "bernafas" adalah hal yang paling alami. Cara bernafas yang benar adalah bernafas dengan tidak kentara. Bayi bernafas secara alamiah melalui perut. Jika Anda mengamati cara bayi bernafas, Anda akan melihat perutnya membesar saat menarik nafas.
Saat kanak-kanak, seiring dengan tumbuhnya kewaspadaan dan kesadaran diri, mungkin kita akan kehilangan cara bernafas yang spontan dan alami. Banyak diantara kita, telah melupakan bagaimana bernafas dengan perut seperti yang pernah kita lakukan saat bayi. Kita menjadi terbiasa melakukan pernafasan melalui dada, menahan perut dan bernafas melalui dada.
Lingkungan masyarakat dan budaya juga mempengaruhi bagaimana kita bernafas. Pria dan perempuan secara tidak sadar telah menerima persepsi bahwa perut rata, berdiri tegap, dan membusungkan dada adalah hal yang diperlukan. Persepsi tesebut dengan sendirinya menghalangi bentuk alami pernafasan perut.
Kondisi emosional juga mempengaruhi pernafasan kita. Ketakutan, kegelisahan, kemarahan, dan perasaan depresi secara tidak sadar dapat mengaktifkan pernafasan dada, menghambat pernafasan perut, dan bahkan memaksa kita menahan atau berhenti bernafas sesaat.
Bernafas melalui perut secara sederhana membiarkan perut kita mengembang saat kita menarik nafas, kebalikan dari menarik nafas melalui dada. Dada mungkin saja bisa sedikit mengembang, namun kebanyakan nafas diambil dengan membiarkan perut kita mengembang. Dengan membiarkan perut mengembang ketika menarik nafas, kita menyediakan ruang bagi paru-paru untuk mengembang lebih sempurna. Usus bergeser memberikan jalan dan menyediakan ruang untuk paru-paru.
Pernafasan melalui perut terkadang diarahkan sebagai pernafasan diafragmatis. Kita sebenarnya tidak sedang melakukan pernafasan dengan diafragma. Diafragma diibaratkan sebagai pintu ayun yang diturunkan untuk memberi kesempatan agar paru-paru mengembang ketika kita membiarkan perut kita mengembang saat menarik nafas.

Manfaat Pernafasan

Pernahkah Anda merasakan kelesuan yang berkepanjangan? Penginnya tidur-tiduran melulu?? Di kantor pada jam 10.00 terus-menerus menguap. Males mikir.
Sedikitnya kandungan oksigen dalam darah sangat berpengaruh pada vitalitas dan gairah hidup seseorang. Mengantuk yang tidak sewajarnya adalah tanda umum kekurangan oksigen dalam jaringan otak. Kita juga jadi males mikir, bahasa gaul sekarang “lemot”’ lemah otak.
Kandungan oksigen dalam darah juga berfungsi untuk pemecahan nutrisi menjadi energi, serta mendorong sampah-sampah dalam tubuh menuju tempat pembuangannya, melalui keringat, air seni maupun BAB.

Masukan oksigen dapat diperoleh dari air minum dan pernafasan.
Pernafasan kita akan menjadi terlatih dengan cara olah raga teratur atau dengan sengaja melatihnya dengan teknik olah pernafasan.
Ada beberapa hal yang harus kita simak untuk efektifitas latihan pernafasan yang akan kita lakukan, diantaranya adalah:
  1. Melatih paru-paru untuk meningkatkan kapasitas vitalnya.
  2. Memaksa agar darah menjadi agresif dalam menangkap dan mengikat oksigen.
Meningkatkan kapasitas vital paru-paru. Paru-paru yang tidak pernah dilatih, artinya tidak pernah diajak berolah raga atau tidak pernak diajak olah nafas, kapasitas vitalnya akan kecil. Ini ditandai, kalau menarik nafas tidak bisa panjang. Atau kalau diajak melakukan aktifitas fisik sedikit saja sudah ngos-ngosan, tersengal-sengal. Dalam latihan pernafasan, meningkatkan kapasitas vital paru-paru dilakukan dengan cara menarik nafas sedalam-dalamnya, kemudian menahannya untuk beberapa saat. Lalu bagaimana memaksa darah agar agresif menangkap dan mengikat oksigen? Yaitu dengan cara tidak memberikan oksigen pada darah untuk beberapa saat. Tekniknya adalah dengan membuang nafas sampai benar-benar habis, kemudian menahannya (tidak menarik nafas) sekuatnya. Dengan diperlakukan demikian, pada saat kita kembali bernafas, maka darah akan sangat agresif menangkap dan mengikat oksigen.
Bentuk latihan pernafasan :
1. Pernafasan Segi Tiga
  • Buang nafas. Sebenarnya, sebelum membuang nafas, kita tarik nafas sekedarnya terlebih dahulu, baru kemudian kita buang nafas dengan perlahan dan panjang melalui mulut dengan berdesis. Setelah nafas seolah habis, tambahkan desis sekali atau dua kali lagi agar benar-benar habis.
  • Tarik nafas. Setelah nafas benar-benar habis, segeralah menarik nafas dengan perlahan dan irama yang konstan melalui hidung, sampai paru-paru benar-benar penuh.
  • Tahan nafas. Ketika paru-paru sudah penuh tahanlah sekuat mungkin beberapa saat, kemudian lepaskan nafas dengan perlahan dan panjang melalui mulut.
Demikian ini disebut dengan pernafasan segitiga bila ketiga siklus tersebut dilakukan dengan durasi yang sama masing-masing fase. Misalnya, fase buang 10 detik, tarik 10 detik dan tahan 10 detik. Bila anda telah terbiasa dengan durasi 10 detik ini, anda dapat meningkatkan durasinya. Mengenai lamanya tiap kali latihan, anda dapat berlatih untuk tahap awal kurang lebih 10 menit, kemudian meningkatkannya setelah anda berlatih beberapa minggu.
2. Pernapasan Segi Empat
  • Buang nafas. Sebenarnya, sebelum membuang nafas, kita tarik nafas sekedarnya terlebih dahulu, baru kemudian kita buang nafas dengan perlahan dan panjang melalui mulut dengan berdesis. Setelah nafas seolah habis, tambahkan desis sekali atau dua kali lagi agar benar-benar habis.
  • Tahan nafas. Setelah nafas benar-benar habis kemudian menahannya (tidak menarik nafas) sekuatnya. Istilah umum yang dipakai di lingkungan olah nafas adalah ”nafas kosong”.
  • Tarik nafas. Setelah anda tidak mampu menahan nafas kosong, tariklah nafas dengan perlahan dan irama yang konstan melalui hidung, sesedikit mungkin.
  • Tahan nafas. Ketika paru-paru sudah terisi sedikit tahanlah sekuat mungkin beberapa saat, kemudian lepaskan nafas dengan perlahan dan panjang melalui mulut.
Sama dengan pada pernafasan segitiga, pada pernafasan segi empat, masing-masing fase harus sama durasinya. Ketika anda merasakan pusing yang berat saat berlatih, segeralah hentikan latihan, tarik nafas panjang dan buanglah dengan panjang tanpa penahanan. Ulangi beberapa kali. Anda dapat mengulalngi lagi latihan, atau menundanya sampai hari berikutnya. Perhatian :Untuk latihan nafas segitiga anda dapat berlatih sendiri, tapi untuk nafas segi empat sebaiknya anda dibimbing oleh seorang pelatih. Seorang pelatih olah nafas yang baik, akan memberikan bimbingan mulai dari persiapan fisik dan mental, agar peserta latih tidak banyak melakukan kesalahan.

Meditasi Pernafasan dan Sakit Kepala

Banyak para guru dan master yang pada awalnya menekankan pada meditasi yang memperhatikan keluar masuknya udara, dan ada pula yang mengajarkan cara mengatur irama nafas yang masuk maupun yang keluar. Berbagai macam teknik dan cara meditasi dengan menfokus pada pernafasan telah banyak diajarkan oleh para guru meditasi.
Saya juga mengakui kebenarannya bahwa mereka yang dapat menguasai pernafasannya tentu dapat lebih mudah menguasai emosinya dan pikirannya. Hal ini dapat dibuktikan dengan nyata didalam kehidupan sehari-hari. Dimana mereka yang emosi amarahnya sedang meluap-luap, tanpa disadari nafas mereka akan semakin kuat dan cepat dari normalnya dan denyut jantungnya semakin cepat. Lihatlah mereka yang sehabis marah besar, pasti akan merasa capai sekali.
Banyak pula yang menjalankan pembinaan meditasi dengan menggunakan pernafasan. Baik dengan cara memperhatikan keluar-masuknya udara, memperlambat pernafasan, memperhalus pernafasan, mengucapan sylabel atau mantra dengan nada panjang, dsb. Begitu banyak macam meditasi yang menggunakan teknik pernafasan, tetapi masih banyak pembina yang merasakan kesulitan dalam pembinaan meditasi pernafasan.
Salah satu masalah terbesar bagi mereka yang menjalankan meditasi dengan teknik pernafasan, mereka merasa kesulitan untuk mengikuti irama nafas secara alamiah. Bagi mereka yang masih mengalami hambatan ini, walaupun telah lama membina meditasi. Saya sarankan untuk meminta petunjuk langsung pada guru meditasi masing-masing.
Bila kendala pernafasan ini berkelanjutan terlalu lama, akhirnya akan berdampak kurang baik bagi kesehatan. Dimana perubahan nafas yang tidak teratur akan dapat mengacaukan arus energi chi didalam tubuh, sehingga dapat menimbulkan berbagai macam penyakit terutama sakit kepala, sesak nafas, hingga dampak yang lebih parah lagi seperti penyakit jantung dan darah tinggi.
Mereka yang mulai merasakan sakit kepada setelah bermeditasi sebaiknya juga berkonsultasi ke dokter untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dari perubahan nafas yang salah. Jangan sampai irama pernafasan kita terganggu terlalu lama, sehingga oksigen tidak lagi mencukupi hingga ke otak.